Paste your Google Webmaster Tools verification code here

5 Mitos Seputar Mata Minus Serta Penjelasannya

Advertisement

Bungkusdah – 5 Mitos Seputar Mata Minus Serta Penjelasannya – Sejak kecil orang tua kita selalu menasehati kita untuk selalu menjaga kesehatan mata kita dengan pesan-pesan entah itu mitos atau kenyataan yang benar. Pesan-pesan tersebut seperti banyak makan wortel, jangan membaca buku sambil tiduran, jangan membaca dengan cahaya redup, jangan  melihat televisi terlalu dekat dsb. Membaca buku terlalu dekat, atau sambil tiduran, melihat monitor atau televisi dengan jarak yang dekat bisa membuat mata mudah lelah dan mata kita akan terkena rabun jauh di usia muda atau lebih dini atau mata minus.

5-Mitos-Seputar-Mata-MinusSerta-Penjelasannya

Berbicara mengenai mitos-mitos seputar mata minus, dalam kesempatan kali ini bungkusdah akan menguak mitos seputar mata minus dan beserta penjelasan apa yang sebenarnya terjadi di balik mitos tersebut. Berikut 5 Mitos Seputar Mata Minus Serta Penjelasannya yang kami lansir dari abcnews.

1. Mitos Menyipitkan Mata Bisa Merusak Penglihatan

Menyipitkan mata untuk memperjelas penglihatan bisa anda lakukan kapan saja. Menyipitkan mata merupakan upaya untuk mengecilkan pupil agar pandangan lebih fokus. Selain dengan menyipitkan mata untuk meningkatkan fokus mata, menuntup kedua kelopak mata juga bisa untuk meningkatkan fokus penglihatan.

Menyipitkan mata untuk memfokuskan mata menunjukkan adanya kesalahan bias pada mata karena mata tidak mampu membelokkan cahaya dengan tepat sehingga penglihatan menjadi kabur  dan tidak jelas seperti rabun dekat atau rabun jauh. Dengan menyipitkan mata tidak merusak mata secara permanen, namun ada beberapa efek samping dari menyipitkan mata seperti sakit kepala karena efek kontraksi otot-otot wajah. Menyipitkan mata untuk memfokuskan mata menjadi pertanda mata seseorang memerlukan kacamata.

2. Mitos Membaca Banyak Buku atau Membaca Dalam Cahaya Redup Merugikan Penglihatan

Melihat atau membaca dalam pencahayaan gelap akan memperburuk penglihatan. Membaca atau melihat dalam cahaya yang rendah (redup atau gelap) akan membuat pupil membesar sehingga cacat cahaya apa saja akan masuk melalui lensa tanpa terkoreksi. Melihat dalam cahaya rendah sama halnya dengan melihat fokus pada area kecil, mata akan lebih tegang tapi tidak membuat mata rusak.

3. Mitos Terlalu Lama Berada Di Depan Monitor Komputer atau Televisi Tidak Biak Untuk Mata

Melihat telivisi atau atau menatap monitor komputer terlalu lama akan membuat mata terasa sakit dan mata minus. Karena orang yang menatap monitor komputer atau menatap layar televisi terlalu lama akan cenderung jarang untuk berkedip. Jika tidak atau jarang berkedip maka air mata pada sisi mata akan berkurang sehingga sehingga mata terasa sakit dan penghilangatan menjadi berkurang. Namun sakit yang terasa sifatnya hanya sementara saja karena ketegangan mata dan kurangnya air mata sehingga mata menjadi kering. Untuk mengindarinya, sebaiknya istirahatkan mata dalam beberapa saat untuk melihat kejauhan dan juga kedip-kedipkan mata.

4. Mitos Kita Akan Mengalami Masalah Mata Seperti Masalah Mata Orang Tua Kita

Banyak masalah mata disebabkan karena faktor genetik namun sebagaimana masalah genetik atau keturunan, pewarisan bukanlah suatu jaminan kita akan menderta penyakit yang sama dengan orang tua kita. Memang ada resiko yang lebih tinggi tetapi bukan berarti kita akan menderita. Beberapa kondisi mata memang pasti diturunkan seperti glaukoma. Hasil penelitian menunjukkan masalah mata seperti rabun dekat atau rabun jauh mempunyai hubungan apakah orang tua kita mederita rabun dekat, rabun jauh atau tidak. Dan beberapa masalah mata hanya berhubungan dengan keturunan atau genetika, seperti katarak yang disebabkan karena degenerasi lensa mata. Oleh karena itu penting sekali untuk memeriksakan kondisi mata agar kondisi kesehatan mata selalau terjaga.

5. Mitos Mengkonsumsi Wortel Akan Meningkatkan Penglihatan

Makanan memang penting untuk menjaga kesehatan mata, akan tetapi tidak  berarti dengan setiap hari mengkonsumsi wortel akan membuat penglihatan semakin tajam. Kekurangan vitamin A akan memperburuk penglihatan mata seperti mata minus akan tetapi kelebihan vitamin A tidak akan meningkatkan penglihatan. Namun ada beberapa bahan makanan yang memiliki manfaat untuk membantu penglihatan seperti sayuran hijau gelap seperti brokoli dan bayam yang banyak mengandung lutein. Nutrisi yang terdapat di dalam kuning telur juga sangat baik untuk melindungi dan mencegah  degenarasi makula.

Naah..itu tadi 5 Mitos Seputar Mata Minus Serta Penjelasannya yang dapat bagi bagikan untuk anda. Semoga informasi mengenai mata minus ini bisa menambah pengetahuan dan bermanfaat untuk kita.

Advertisement
5 Mitos Seputar Mata Minus Serta Penjelasannya | Kartika Dwi | 4.5
Close
Perhatian!
1 Like dari anda sangat berharga bagi kami