Paste your Google Webmaster Tools verification code here

Awas! Keseringan Selfie Bisa Memicu Dismorpobia

Advertisement

Awas! Keseringan Selfie Bisa Memicu Dismorpobia – Kemajuan teknologi perangkat komunikasi handphone yang digabungkan kemajuan teknologi kamera photo dan jaringan internet memunculkan tren baru bagi para penggunanya. Yaaa…Selfie atau memfoto diri sendiri dan kemudian mengunggah foto di media sosial sudah menjadi tren baru di masyarakat kita. Hanya dengan dengan menggunakan handphone yang berkamera kita sudah bisa memfoto diri kita sendiri untuk mengabadikan moment tertentu yang kita alami. Memang sah-sah saja kita melakukan selfie atau memfoto diri kita sendiri dan kemudian memajang foto kita di media sosial seperti facebook dan sebagainya.

Awsa! Keseringan Selfie Bisa Memicu Dismorpobia

Awas! Keseringan Selfie Bisa Memicu Dismorpobia

Tapi tahukah anda bahwa  Keseringan Selfie Bisa Memicu Dismorpobia atau gangguan dismorfik tubuh. Gangguan dismorpobia atau Body Dysmorphyic Disorder  adalah sebuah gangguan obsesif kompulsif yang membuat orang menjadi ketakutan dengan bentuk tubuh atau wajah dan penampilannya sendiri. Orang yang menderita dismorpobia ini merasa tidak puas dengan bentuk tubuh dan fisik yang dimilikinya, dia selalu merasa ada yang tidak sempurna pada bentuk tubuh dan penampilannya dan dia akan sangat terobsesi dengan citra tubuh dan penampilan. Objek yang paling umum dan sering dikeluhkan oleh orang yang menderita Body Dysmorphyc Disorder (BDD) atau dismorpobia adalah bagian wajah seperti kulit wajah yang kurang putih, halus dan mulus, keluhan terhadap bentuk hidung, jerawat, keriput di wajah, kelopak mata dan faktor yang menunjang kecantikan wajah lainnya. Sedangkan untuk bagian tubuh yang menjadi objek  keluhan penderita dismorpobia  biasanya pada bentuk tubuh yang kurang sempurna, bentuk payudara, pantat, bahu, perut, kaki dan bagian tubuh lainya. Sedangkan kalau laki-laki biasanya yang menjadi objek keluhan adalah bagian wajah, tinggi badan dan otot bisep.

Awsa! Keseringan Selsfie Bisa Memicu Dismorpobia

Awas! Keseringan Selfie Bisa Memicu Dismorpobia

Awas! Keseringan Selfie Bisa Memicu Dismorpobia bisa membuat tidak percaya diri dan membuat anda merasa negatif terhadap penampilan anda, merasa tidak puas dengan tubuh yang anda miliki dan akhirnya akan melakukan hal-hal yang menurut anggapan anda bisa membuat anda tampil sempurna seperti operasi plastik dan sebagainya. Menurut para peneliti BDD ( Body Dysmorphic Disorder) atau gangguan dismorfik tubuh ini dimulai sejak masuk di usia remaja dimana pada masa itu para remaja mulai membanding-bandingkan bentuk fisiknya dengan teman-temannya. Menurut hasil survei yang dilakukan Eckler terhadap ratusan siswa  putri di Scotlandia. Dari hasil wawancara dengan ratusan pelajar putri ini sungguh sangat mengejutkan, ternyata para siswa putri tidak merasa puas dengan bentuk fisik tubuhnya dengan tidak percaya diri terhadap citra penampilannya. Mereka sering melakukan foto selfi berkali-kali untuk mencari-cari kekurangan yang ada pada tubuhnya dan kemudian memamerkan ke jejaring sosial sosial. Gangguan dismorpobia ini bisa disembuhkan dengan perawatan yang intensif dan dukungan yang penuh dari keluarga. Namun ada baiknya jika kita menjaga diri kita agar tidak terjebak dalam trend yang memiliki efek tidak baik bagi kita. Boleh-boleh saja selfie asal kita tahu batas-batas dan tidak sampai berujung pada munculnya rasa tidak percaya diri terhadap bentuk tubuh kita. Yang penting jaga dan tumbuhkan rasa percaya ini anda dengan kecerdasan dan kacantikan dari dalam hati anda.

Advertisement
Awas! Keseringan Selfie Bisa Memicu Dismorpobia | Kartika Dwi | 4.5
Close
Perhatian!
1 Like dari anda sangat berharga bagi kami