Paste your Google Webmaster Tools verification code here

BMKG Telah Mencabut Peringatan Tsunami Pasca Terjadi Gempa Di Maluku Utara

Advertisement

Bungkusdah – BMKG Telah Mencabut Peringatan Tsunami Pasca Terjadi Gempa Di Maluku Utara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mencabut peringatan adanya tsunami akibat gempa yang berkekutan 7,3 SR yang terjadi di Maluku Utara. Gempa yang terjadi di Maluku pada hari Sabtu 15 November 2014 cukup besar hinggaq Pusat Peringatan Tsunami PasifiK di Hawai memperingatkan akan kemungkinan adanya gelombang tinggi hingga 1 meter dan para warga diminta untuk menjauhi pantai.Namun para pakar gempa pada Sabtu sore menyatakan bahwa potensi akan adanya tsunami tidak lagi dinyatakan sebagai ancaman.

BMKG-Telah-Mencabut-Peringatan-Tsunami-pasca-Terjadi-Gempa-Di-Maluku-Utara

Gempa yang terjadi di Indonesia bagian timur kemarin terasa sangat besar dan mengejutkan sehingga membuat warga panik dan khawatir gempa akan disusul tsunami. Warga berhamburan keluar dari bangunan dan anak-anak sekolah dipulangkan dan di kota terjadi kemacetan kendaraan. Gempa terjadi di wilayah Halmahera dan sekitarnya dengan kekuatan 7,3 Skala Richter dan kemudian terjadi gempa susulan dengan kekuatan sebesar 5 Skala Richter pada pukul 09.43 WIB dan 6,3 Skala Richter pada pukul 10.18 WIB.

Daerah-daerah yang merasakan getaran gempa sangat kuat dan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)statusnya  dinyatakan  siaga adalah Halmahera, Bolaangmongondow Selatan,Kepualauan Sangihe, Talaud, Kepulauan Sula dan Kepulauan Talau. Gempa gempa terjadi di utara laut Maluku pada kedalaman 48 kilometer.BMKG Telah Mencabut Peringatan Tsunami Pasca Terjadi Gempa Di Maluku Utara

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun twiternya, gelombang tsunami mulai terjadi dengan ketinggian 0,09 meter di Jailolo. Dan berdasarkan analisa dari Pacific Disaster Centre, gelombang dengan ketinggina 0,3 hingga 2 meter akan mencapai pesisir Indonesia. Dan diperkirakan dalam waktu 30 menit gelombang akan mencapai pantai Ternate dan Manado. Dan dalam waktu 1 sampai 2 jam berikutnya akan mencapai pantai Maluku, Sulteng dan Papua.

BMKG Telah Mencabut Peringatan Tsunami Pasca Terjadi Gempa Di Maluku Utara setelah melihat  situasi sudah kembali normal dan kondisi laut terpantau aman. Sehingga warga tidak perlu panik dan diharapkan kembali tenang. Di Manado ada beberapa bangunan yang rusak akibat gempa yang terjadi, namun tidak ada korban yang meninggal dunia.

Advertisement
BMKG Telah Mencabut Peringatan Tsunami Pasca Terjadi Gempa Di Maluku Utara | Kartika Dwi | 4.5
Close
Perhatian!
1 Like dari anda sangat berharga bagi kami