Paste your Google Webmaster Tools verification code here

Ditemukan Batu Giok Aceh Seberat 20 Ton Di Nagan Raya! Ini Ceritanya

Advertisement

Ditemukan Batu Giok Aceh Seberat 20 Ton Di Nagan Raya! Ini Ceritanya – Bungkusdah.com –  Demam batu mulia yang saat ini sedang booming  membuat banyak orang  ramai-ramai berburu batu mulia. Berita heboh berasal  dari Aceh yaitu kabar ditemukannya batu giok Aceh yang diperkirakan memiliki berat sekitar 20 ton. Aceh memang sudah terkenal memiliki tambang batu-batu mulia terutama batu jenis giok. Bahkan sebgain besar warga Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, Propinsi Aceh mereka sehari-hari bekerja sebagai pencari batu mulia, mereka mencari batu dengan menyusuri sungai dan masuk hutan belantara.

Ditemukan-Batu-Giok-Aceh-Seberat-20Ton-Di-Nagan!-Raya!Ini-Ceritanya

Dan beberapa hari yang lalu tepatnya pada hari Selasa 10 Februari 2015  ketika  para warga sedang berburu mencari batu, tiba-tiba salah seorang warga yang bernama Usman melihat batu besar  yang tertutup dedaunan. Usman merasa penasaran dan bersama temannya mendekati serta membersihkan batu besar tersebut dari dedaunan. Dan ternyata benda besar berukuran raksasa tersebut adalah batu giok. Di dalam batu raksasa tersebut terdapat tiga jenis giok yang saat sedang digemari yaitu giok solar,giok neon dan indocrase. Lokasi penemuan batu giok Aceh berukuran raksasa ini berada di lokasi hutang lindung yang berada di pegunungan Krueng Isep, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Temuan batu giok besar oleh Usman ini merupakan penemuan Usman yang pertama kali, karena sudah selama satu tahun Usman mencari batu namun tidak pernah mendapatkan batu yang bagus. Akan tetapi Usman dan juga rekan-rekannya tidak berani mengambil batu giok 20 ton tersebut karena sudah terbit aturan pemerintah Aceh yang melarang warganya untuk menambang batu. Bahkan ketika datang  sejumlah  warga desa tetangga yang menganjak Usman untuk membelah batu giok Aceh 20 ton tersebut Usman menolak.

Bahkan malam harinya warga Desa Pante Ara kembali mendatangi lokasi batu giok besar tersebut karena warga mendapat informasi bahwa ada beberapa warga desa yang datang malam hari untuk mengambil batu tersebut. Maka warga Desa Pante Ara terpaksa harus menjaga batu tersbut agar tidak ada orang yang mengambilnya, dan hingga berita ini ditulis batu tersebut masih disegel dan dijaga oleh Polisi , TNI dan juga para warga. Batu giok aceh tersebut untuk saat ini tidak bolah diambil atau diganggu gugat sebelum moratorium Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berakhir masa berlakunya. Sebelumnya pada tanggal 5 Februari 2015 Pemerintah Kabupaten Nagan Raya telah mengeluarkan telah mengeluarkan regulasi larangan atau pemberhentian sementara kegiatan penambangan dan pencarian batu alam yang sedang marak di Kabupaten Nagan Raya dengan alasan untuk menghindari kerusakan lingkungan. Dan moratorium Pemerintah Kabupaten Nagan Raya tersebut berakhir hingga tanggal 8 Maret 2015.

Menurut Ketua Gabungan Pecinta Batu Alam Aceh (GaPBA) Nasrul Sufi, jika batu tersebut 60 persen mengandung giok jenis indocrase super, harga batuk giok Aceh seberat 20 ton tersebut taksirannya seharga Rp 30 miliar. Dan menurut informasi batu giok 20 ton tersebut mengandung indocrase super,namun untuk memastikannya harus diteliti secara mendalam.Ditemukan Batu Giok Aceh Seberat 20 Ton Di Nagan Raya! Ini Ceritanya

Advertisement
Ditemukan Batu Giok Aceh Seberat 20 Ton Di Nagan Raya! Ini Ceritanya | Kartika Dwi | 4.5
Close
Perhatian!
1 Like dari anda sangat berharga bagi kami