Paste your Google Webmaster Tools verification code here

Hujan Meteor Perseid 2014

Advertisement

Bungkusdah – Hujan Meteor Perseid 2014 Kejadian hujan meteor Perseid merupakan fenomena alam yang terjadi tiap tahun. Fenomena hujan meteor Perseid berasal dari hujan serpihan-serpihan debu ekor komet Swift TuttleĀ  dan diberi nama 109P/Swift Tuttle. Kejadian hujan meteor Perseid biasanyan terjadi secara periodik pada bulan Juli hingga Agustus dan mencapai puncaknya biasanya di bulan Agustus.

Hujan-Meteor-Perseid-2014

Hujan-Meteor-Perseid-2014

Komet Swift Tuttle masuk ke atmosfer bumi sehingga menghasilkan serpihan-serpihan debu dan menghasilkan hujan meteor Perseid.Komet ini ditemukan pada tahun 1862 dan tercatat komet Swift Tuttle akan bergerak mengelilingi Matahari dalam periode 130 tahun sekali dan akan terjadi pada bulan Juli hingga Agustus. Hujan meteor perseid ini biasanya akan mencapai puncaknya pada tanggal 9 hingga 14 Agustus. Dan Hujan Meteor Perseid 2014 diprediksi akan mencapai puncaknya pada tanggal 12 – 13 Agustus 2014. Dan dimana tanggal 12 Agustus didalam sejarah tercatat sebagai tanggal terbanyak atau paling sering terjadinya puncak hujan meteor Perseid.

Hujan-Meteor-Perseid-2014

Hujan-Meteor-Perseid-2014

NASA atau Badan Antariksa Amerika Serikat memprediksikan terjadinya hujan meteor Perseid yang melintasi langit di beberapa belahan dunia dan diprediksi bisa di lihat pada Jum’at malam hingga Sabtu pagi di negara-negara seberang benua. Namun sayangnya fenomena alam hujan meteor Perseid yang indah ini tidak bisa di lihat di Indonesia karena pada waktu yang bertepatan dengan kejadian hujan meteor Perseid ini, waktu di Indonesia sedang siang hari. Sedangkan hujan meteor Perseid bisa dilihat pada malam hari.

Hujan-Meteor-Perseid-2014

Hujan-Meteor-Perseid-2014

Menurut Thoomas Djamaluddin Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) di Indonesia hujan meteor akan melintas pada sekitar pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. Karena meteor melintasi Indonesia di siang hari maka keindahan hujan meteor di Indonesia tidak akan terlihat jelas. Hujan meteor Perseid bisa dilihat jika langit dalam kondisi gelap atau malam hari.

Hujan-Meteor-Perseid-2014

Hujan-Meteor-Perseid-2014

Untuk mengetahui puncak Hujan Meteor Perseid 2014 yang diprediksikan terjadi pada tanggal 12 hingga 13 Agustus 2014 pihak Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) akan merekam kedatangan hujan meteor Perseid sisa debu komet Swift Tuttle melalui radar meteor yang berada di Biak, Papua dan Kota Tabang, Bukit Tinggi Sumatera Barat. Namun meskipun fenomena hujan meteor Perseid tidak dapat dilihat di Indonesia, fenomena Supermoon di Indonesia masih bisa dilihat dengan cukup jelas dan ada beberapa yang mengatakan bahwa fenomena supermoon kali ini merupakan fenomena supermoon yang paling terang selama rentang waktu 20 tahun terakhir. Bulan terlihat lebih besar dan terang.

Advertisement
Hujan Meteor Perseid 2014 | Kartika Dwi | 4.5
Close
Perhatian!
1 Like dari anda sangat berharga bagi kami