Paste your Google Webmaster Tools verification code here

Jika Peran Orang Tua Lebih Sering Digantikan Suster

Advertisement

Bungkusdah – Jika Peran Orang Tua Lebih Sering Digantikan Suster – Menggunakan  jasa orang lain untuk merawat anak atau memperkerjakan baby sister atau  suster banyak menjadi pilihan dengan alasan sibuk dengan urasan pekerjaan. Sah -sah saja menggunakan jasa orang lain atau suster untuk membantu merawat, mengurus dan mengawasi anak kita karena memang sangat membantu kesibukan dan  pekerjaan kita, namun peran orang tua tidak boleh tergeser dengan kehadiran suster. Memakai jasa suster untuk merawat dan menjaga anak sudah menjadi suatu hal yang umum di dunia modern yang penuh dengan kesibukan-kesibukan pekerjaan  seperti sekarang ini.

Jika-Peran-Orang-Tua-Lebih-Sering-Digantikan-Suster

Jika-Peran-Orang-Tua-Lebih-Sering-Digantikan-Suster

Susterpun memiliki tugas yang bermacam-macam seperti memberi makan anak, menemani anak bermain, mengantar ke sekolah dan sebagainya. Jika Peran Orang Tua Lebih Sering Digantikan Suster maka anak akan kehilangan sosok orang tua dan ini akan sangat berpengaruh sekali terhadap psikologi anak nantinya. Anak bisa menjadi peragu, tidak mandiri, merasa rendah diri dan bisa memiliki inisiatif yang berlebihan dan pada akhirnya anak akan mengacuhkan bimbingan orang tua. Jika hubungan emosional anak dengan orang tua terganggu dengan adanya suster sehingga anak lebih mengandalkan suster daripada orang tuanya sendiri anak akan merasa diacuhkan oleh orang tua dan merasa tidak disayangi oleh orang tuanya sendiri. Ingat pengacuhan terhadap anak merupakan bentuk kekerasan secara emosional. Selain itu anak bisa mengalami kebingunan dengan pengajaran yang tidak konsisten jika apa yang diajarkan oleh orang tua berbeda dengan apa yang dikerjakan oleh suster.

Jika-Peran-Orang-tua-Lebih-Sering-Digantikan-Suster

JIka-Peran-Orang-Tua-Lebih-Sering-Digantikan-Suster

Posisi kita sangat penting sekali bagi perkembangan psikologi anak oleh karena itu jangan sampai peran suster menggeser peran orang tua. Kehadiran suster hanyalah sekedar membantu bukan untuk menggantikan peran orang tua terhadap anak. Orang tua harus berhati-hati dalam memperkerjakan suster untuk merawat sang buah hati. Berikut ini kiat-kiat agar hubungan orang tua dengan anak tetap terjalin dengan baik dan posisi orang tua tidak tergeser dengan kehadiran suster.

Jika-Peran-Orang-Tua-Lebih-Sering-Digantikan-Suster

Jika-Peran-Orang-Tua-Lebih-Sering-Digantikan-Suster

1. Sediakanlah waktu buat sang buah hati anda untuk membangun sebuah relasi atau hubungan yang  berkualitas. Seperti mengajak anak berjalan-jalan saat ada waktu luang atau wekend, menemani anak bermain saat setelah anda pulang kerja atau ada waktu luang.

2. Luangkan waktu untuk anak mencurahkan isi hatinya seperti mendengarkan cerita sang anak, keluh kesah sang anak,keinginan atau pendapat-pendapat sang anak. Sayangi anak dengan sepenuh hati saat anak merasa sedih,gelisah, merasa tidak nyaman  atupun senang.

3. Saat anda bepergian dan tidak bisa bertemu langsung dengan sang buah hati usahakan untuk selalu menjaga komunikasi dengan anak misalnya melalui telepon untuk berbicara dengan anak.

Sebenarnya memakai jasa suster untuk membantu merawat anak boleh-boleh saja, akan tetapi jangan sampai peran orang tua tegeser dengan adanya suster. Luangkan waktu untuk mendampingi anak, menemani bermain, bercerita, berkeluh kesah dan menjadi curahan hati anak. Berikan anak kasih sayang dan perhatian yang maksimal jangan sampai anak merasa tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tuannya. Ingat seprofesioanal dan sehebat apapun suster tetap tidak bisa menggantikan peran orang tua. Jika Peran Orang Tua Lebih Sering Digantikan Suster anda sebagai orang tua tentu tidak mau kan jika anak lebih mencari suster dibandingkan  mencari anda saat anak membutuhkan sesuatu? Dan anda juga tidak mau kan jika anak mengacuhkan bimbingan-bimbingan anda?

Semoga kiat-kiat dan artikel ini bermanfaat bagi anda.

Advertisement
Jika Peran Orang Tua Lebih Sering Digantikan Suster | Kartika Dwi | 4.5
Close
Perhatian!
1 Like dari anda sangat berharga bagi kami