Paste your Google Webmaster Tools verification code here

Menteri Pendidikan Anies Baswedan Membatalkan Kurikulum 2013

Advertisement

Bungkusdah – Menteri Pendidikan Anies Baswedan Membatalkan Kurikulum 2013Kurikulum 2013 yang sekarang ini dipakai disekolah-sekolah dirasa belum siap untuk diaplikasikan dan masih perlu adanya perbaikan. Oleh karena itu Menteri Pendidikan Republik Indonesia Anies Baswedan telah membatalkan kurikulum 2013 dan mengganti denga kembali menggunakan kurikulum 2006. Kurikulum 2013 yang berlaku saat ini memang masih banyak menimbulkan berbagai permasalahan di sekolah- sekolah di Indonesia.

Menteri-Pendidikan-Anies-Baswedan-Membatalkan-Kurikulum-2013a

Keputusan Menteri Pendidikan ini disambut gembira oleh Soelistyo, Ketua Umum Pengurus Besar PGRI ( Persatuan Guru Republik Indonesia). Menurut Solistyo, keputusan Menteri Pendidikan Anies Baswedan sangat tepat, karena kurikulum 2013 dianggap masih  belum siap untuk diaplikasikan, kurikulum 2013 masih dianggap mentah. Masalah kurikulum 2013 bukan hanya pada kesiapan para guru dan juga sekolah dalam kurikulum 2013 secara substantif masih banyak terdapat kesalahan.Menteri Pendidikan Anies Baswedan Membatalkan Kurikulum 2013

Dalam evaluasi kurikulum yang dibicarakan oleh Menteri Pendidikan Anies Baswedan dan para guru, ada tiga opsi mengenai kurikulum 2013. Pertama, Kurikulum 2013 dibatalkan atau dicabut sama sekali. Ospi Kedua, Kurikulum 2013 dijalankan hanya pada sekolah-sekolah unggulan yang sudah siap melaksanakan kurikulum 2013. dan Ketiga , Kurikulum 2013 tetap dijalankan sambil melakukan proses perbaikan. Dan Menteri Pendidikan Anies Baswedan memili9h opsi yang ke dua yaitu kurkulim 2013 dilaksanakan pada sekolah-sekolah unggulan yang sudah siap untuk menjalankan kurikulum 2013.

Menteri Pendidikan Anies Baswedan membatalkan penggunaan kurikulum 2013 di 211.779 sekolah di seluruh Indonesia dan menerapkan kembali kurikulum yang dipakai sebelumnya yaitu kurikulum 2006. Sementara itu ada 6.221 sekolah di Indonesia yang sudah menerapkan kurikulum 2013 selama 3 semester, Menteri Pendidikan meminta untuk tetap melanjutkan kurikulum 2013 sebagai bahan percontohan.

Menteri-Pendidikan-Anies-Baswedan-Membatalkan-Kurikulum-2013

Menteri Pendidikan Anies Baswedan Membatalkan Kurikulum 2013 Penarikan kembali kurikulum 2013 ini untuk mengevaluasi dan memperbaiki kurikulum 2013. Menurut para guru, banyaknya aspek penilaian terhadap murid yang terdapat dalam kurikulum 2013 menjadi kendala dalam mengimplementasikan kurikulum 2013. Aspek-aspek yang harus dinilai dalam kurikulum 2013 dan sulit bagi para guru untuk melakukan penilaian antara lain aspek spiritualitas, aspekpengetahuan, aspek sosial dan aspek ketrampilan murid. Para guru tidak bisa atau sulit untuk memberikan penilaian yang optimal karena banyaknya jumlah murid. Dan selain masalah penilaian, masalah mata pelajaran yang ditambah dalam kurikulum 2013 seperti adanya mata pelajaran perminatan juga menjadi masalah bagi para guru,karena para guru kesulitan mendapatkan buku mata pelajaran perminatan tersebut.

Menteri Pendidikan Anies Baswedan menjelaskan bahwa kurikulum 2013 sebenarnya baru masuk dalam tahapan uji coba dan masih harus dimatangkan. Akan tetapi kurikulum 2013 ini sudah diaplikasikan di sekolah-sekolah disleuruh Indonesia, sehingga kurikulum 2013 ini masih terlalu prematur untuk diimplementasikan. Dan sebelum menetapkan pembatalan kurikulum 2013 ini, Anies Baswedan sudah membentuk team yang terdiri dari para guru dan para pakar ilmu kurikulum untuk mengevaluasi kurikulumk 2013.

Advertisement
Menteri Pendidikan Anies Baswedan Membatalkan Kurikulum 2013 | Kartika Dwi | 4.5
Close
Perhatian!
1 Like dari anda sangat berharga bagi kami